Resep Masakan Roti Burger Mini Enak untuk Keluarga

Roti Burger Mini.

Roti Burger Mini Anda bisa memasak Roti Burger Mini Menggunakan 10 Bahan-bahan dan 14 langkah-langkahnya. Begini prosesnya:

Bahan-bahan Roti Burger Mini

  1. Persiapan of tepung segitiga biru (jangan cakra ya).
  2. Persiapan of ragi instan (saya Saf 2 1/2 sdt).
  3. Persiapan of air hangat suam-suam kuku.
  4. Persiapan of telur, kocok lepas.
  5. Persiapan of gula pasir (saya 35 gr).
  6. Persiapan of mentega suhu ruang.
  7. Persiapan of garam.
  8. Persiapan of bread improver (tambahan saya, boleh skip).
  9. Persiapan of Bahan taburan:.
  10. Persiapan of wijen, sangrai sebentar (saya skip, ngga punya).

Langkah-Langkah Memasak Roti Burger Mini

  1. Cara membuat di sini versi saya ya. Jadi, bikin roti itu ada bermacam cara. Nah, temen-temen bisa pilih ikut cara saya atau Bunda Ei. Sama aja hasil akhirnya 😀.
  2. Pertama, kita aktifkan dulu ragi. Ambil sekitar 80 ml air hangat kuku, letakkan di gelas. Tambahkan 1 sdt gula pasir dan ragi. Aduk-aduk tunggu berbuih banyak sekitar 5-10 menit..
  3. Tips: cara mendapatkan suhu yg tepat adalah dengan menyentuhkan bagian ujung kuku kelingking ke permukaan air. Suhunya harus hangat dan nyaman di jari, jika terlalu panas, ragi akan mati. Jika terlalu dingin ragi akan "tidur" alias tidak bekerja..
  4. Siapkan tepung yang sudah diayak ke dalam baskom. Tambahkan gula pasir dan garam. Masukkan mentega, remas-remas hingga rata, lalu masukkan kocokan telur. Remas-remas lagi hingga rata. Tuang ragi yang sudah diaktifkan (semua termasuk buih-buihnya) dan remas-remas dengan tangan..
  5. Tuang sisa air ke dalam adonan secara bertahap, sambil diuleni pelan-pelan. Masukkan air secukupnya saja (tidak perlu semua) sampai tercapai adonan yang cukup moist dan lentur. Saya menguleni dengan tangan sekitar 15 menit. Ulen santai sih…ngga terlalu make tenaga 😁 sambil sesekali dibanting biar cepet kalis…hihi..
  6. Menurut resep adonan ini cukup diulen sebentar hanya untuk meratakan saja. Adonan tidak perlu kalis elastis. Cukup hingga lemas & lentur. Jika agak lengket, lumuri dengan tepung dikit-dikit aja..
  7. Setelah itu diamkan adonan sekitar 30-60 menit hingga mengembang dua kali lipat. Tutupi dengan serbet lembab atau plastic wrap. Saya oles permukaannya dengan minyak goreng tipis-tipis agar tidak kering..
  8. Setelah mengembang, ulen kembali adonan sampai seluruh gasnya habis. Lalu saya gilas 3x. Fungsinya agar mendapatkan roti yang berserat bagus..
  9. Bagi adonan sesuai selera. Untuk burger bun sekitar 80 gram. Untuk mini bun seperti saya cukup 50 gram masing-masing..
  10. Bulatkan hingga rata dan letakkan dalam loyang yang dialasi baking paper atau dioles carlo. Diamkan lagi hingga mengembang sekitar 30 menit..
  11. Sekitar sepuluh menit menjelang proofing kedua berakhir, panaskan oven. Saya oven listrik, 180°C, api atas bawah, rak paling bawah..
  12. Sebelum masuk oven, olesi dulu permukaan adonan dengan susu cair+kuning telur dan taburi wijen. (Kalo saya, hanya oles susu cair, kurang suka dengan bau telur).
  13. Panggang hingga matang. Hati-hati, terlalu lama rotinya jadi keras. Seperti punya saya yang agak alot ini…untung kloter selanjutnya aman 😉.
  14. Segera oles roti yang baru keluar dari oven dengan butter/margarin agar lembab. Biarkan dingin, lalu bungkus rapat dalam plastik. Menurut empunya resep roti ini bisa tahan hingga 3 hari asal cara penyimpanannya benar..